Beternak Bebek Petelur, Gampang-Gampang Susah!

Korsatani – Telur bebek merupakan komoditas yang akan selalu diminati pasar. Ini menunjukkan bahwa beternak bebek petelur merupakan peluang bisnis yang menjanjikan. Namun sebelum itu, Anda tentunya perlu mengetahui cara beternak yang baik agar berhasil memulai bisnis ini.

Cara beternak bebek petelur cukup mudah. Anda hanya perlu bersabar dan rajin memberi makan dan memeriksakan kesehatannya. Dengan memperhatikan ini, maka beternak bebek petelur akan berhasil.

Cara Ternak Bebek Petelur

Beternak bebek petelur memang merupakan bisnis yang membutuhkan perhitungan. Mulai dari bibit, kandang, pakan, pemeliharaan hingga cara meningkatkan produksi telur. Berikut uraiannya:

1. Cara Memilih Bibit Bebek Petelur Unggul

Anda bisa memilih dua macam bibit untuk beternak bebek petelur. Yang pertama adalah itik umur sehari (DOD), yaitu itik atau bibit berumur 1 hari yang siap untuk dipelihara. Yang kedua adalah benih untuk bertelur, berumur sekitar 5 bulan.

Untuk memilih bibit yang siap dibesarkan, Anda bisa memperhatikan sifat fisiknya. Misalnya bulunya halus, matanya terbuka, pusarnya kering dan tanpa cacat. Bobotnya yang mencapai 40 gram juga merupakan ciri yang bagus.

2. Kandang Bebek Petelur Yang Direkomendasikan

Untuk beternak bebek petelur memiliki bentuk kandang yang berbeda-beda, ini disesuaikan dengan kebutuhan.

  • Postal: Bentuk kandang yang satu ini berupa suatu tempat yang luas dan berisi ratusan ekor bebek sekaligus. Tempat makan dan minumnya berada di dalam kandang.
  • Ranch: Ini merupakan kandang yang bentuknya mirip dengan kandang postal. Bedanya, terdapat modifikasi berupa adanya tempat bermain bebek. Selain itu, terdapat juga kolam sebagai tempat membersihkan diri.
  • Baterai: Berbeda dengan bentuk kendang lainnya, kandang baterai tidak menggabungkan semua bebek jadi satu. Masing-masing bebek mempunyai kandang sendiri yang tidak terlalu luas, yaitu hanya sekitar 50 cm.

3. Pakan Untuk 100 Ekor Bebek

Tentu saja cara beternak bebek petelur yang baik juga mencakup masalah pakan. Jenis pakan yang bisa dikonsumsi telur bebek antara lain jagung, dedak dan tepung. Selain itu, penting juga untuk memberikan pakan pekat/konsentrat untuk menyeimbangkan nutrisi.

Untuk pelengkap, supaya tidak kekurangan vitamin esensial, maka perlu ditambah vitamin bebek.

Tentunya jumlah pakan untuk 100 ekor bebek akan disesuaikan dengan umurnya. Untuk itik yang baru memasuki minggu pertama dapat diberi pakan campuran sebanyak 3 kg. Dosis ini harus terus meningkat dalam beberapa minggu ke depan.

Pada minggu kelima, takaran pakan bebek 100 ekor yang bisa diberikan adalah sekitar 7 kg. Kenaikan jumlah pakan ini juga merupakan cara meningkatkan produksi telur bebek.

4. Cara Pemeliharaan Yang Baik

Sebagai peternak, Anda harus memastikan bahwa cara beternaknya sudah benar. Anda sudah mengenal benih, kandang dan pakan. Jadi, berapa lama bebek bertelur?

Dalam beternak bebek petelur, ada yang namanya musim produksi. Normalnya, 1 musim berlangsung selama sekitar 9 bulan. Umumnya produksi sudah menurun baik kualitas maupun kuantitasnya setelah 2 musim. Itulah yang dinamakan masa pergantian.

Budidaya bebek petelur juga bisa menggunakan metode kering tanpa ada air di kandang. Padahal, tak jauh beda dengan metode basah. Pada metode kering, bebek jarang sekali bersentuhan dengan air.

Bebek tidak dibawa ke sungai untuk mencari makan dan tidak dibuatkan kolam. Pakan dan minum disediakan di dalam kandang.

Cara ternak bebek petelur kering tanpa air ini bertujuan untuk mengurangi bau dari kotorannya. Selain itu, dengan tidak adanya kolam, bebek tidak akan membuang tenaganya untuk bermain-main. Ini juga menjadi cara meningkatkan produksi telur bebek.

Ternak bebek petelur kering juga memiliki kelebihan lain yaitu tidak diperlukan lahan yang luas. Maka dari itu, cara ini cocok di digunakan di daerah perkotaan.

5. Penyebab Gagalnya Bisnis Bebek Petelur

Cara bertelur yang tidak tepat pada bebek dapat menyebabkan kerusakan. Selain masalah makan, kesalahan perhitungan juga bisa menjadi penyebabnya. Satu hal yang harus Anda hindari adalah lalai mengingat kapan harus melepaskan bebek. Biasanya, masa pergantian ini terjadi bergelombang-gelombang sesuai kelompok mana yang lebih dulu produksi.

Hal yang perlu diingat bahwa butuh waktu sekitar 5 bulan dari anakan bebek hingga siap bertelur. Itu artinya, 5 atau 6 bulan sebelum suatu kelompok akan diganti, Anda harus sudah menyiapkan regenerasinya. Ini adalah cara untuk menjaga jumlah produksi tetap stabil.

Inilah yang dimaksud bahwa cara beternak bebek petelur itu gampang-gampang susah. Anda bisa melakukan dengan santai. Tetapi harus cermat dalam perhitungan.

6. Harga Bibit Bebek Petelur & Harga Bebek Petelur

Harga bebek petelur cukup bermacam-macam. DOD pasti berbeda dengan bebek siap bertelur. Segi jenis bebek petelur juga merupakan faktor yang membedakan harganya.

Untuk DOD, Anda bisa mendapatkannya dengan harga Rp3500,- per ekor untuk jenis Hybrida atau Mojosari. Ada juga bebek Alabio yang harganya sekitar Rp6500,-, dan Rp7500,- untuk bebek Peking.

Bebek Mojosari yang siap produksi harganya sekitar Rp40000,-. Harga yang sama berlaku pada bebek Hybrida, bebek Turi, bebek Kerinci, bebek Magelang, dan bebek Bali. Sedikit di atasnya, bebek Rambon memiliki harga Rp45000,-. Bebek Alabio dan bebek Tegal harganya sama yaitu sekitar Rp50000,-.

Anda bebas menentukan pemilihan bibit untuk diternak. Memilih bibit yang siap bertelur tentu lebih cepat menghasilkan, tetapi modal awalnya cukup besar. Sementara memelihara DOD secara sungguh-sungguh sebelum masuk masa bertelur perlu memperhitungkan masalah pakan selama masa pertumbuhan.

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *