CARA Melakukan Budidaya Kambing Etawa Cukup Mudah

Bagi kalian yang baru ingin melakukan budidaya kambing, berikut ada beberapa hal yang perlu diketahui seputar beternak kambing etawa bagi pemula, yang bisa dirintis dengan modal kecil namun berpotensi untuk menghasilkan untung yang besar. Tetapi, seperti halnya bisnis lain, usaha ternak kambing pun memerlukan ketekunan dan kesabaran untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Disini saya memilih budidaya kambing etawa karena perawatannya yang cukup mudah. Kambing etawa sendiri merupakan perkawinan silang dari kambing India Jamnapari dengan kambing lokal Indonesia

Keuntungan Melakukan Budidaya Ternak Kambing Etawa

Selain menghasilkan susu yang banyak sekali manfaatnya untuk tubuh, keuntungan lainnya yang akan kamu dapatkan adalah sebagai berikut:

1.      Budidaya yang relatif mudah

Jenis kambing Etawa adalah salah satu yang tergolong cukup mudah dalam perawatannya. Beberapa faktor pendukungnya seperti bisa dibudidayakan di lahan seadanya, serta masa panen cepat.

2.      Masa panen cepat

Karna masa panen kambing etawa sangat cepat maka keuntungan pun akah mudah kita peroleh. Usia kambing yang sudah dapat diperjualbelikan antara 8 bulan – 12 bulan dengan kisaran harga 4jt perekornya.

3.      Pangsa pasar cukup luas

Jumlah permintaan pasar akan  kebutuhan kambing etawa sangat luas dan hal ini sangat jelas bila kita perhatikan. Terlebih Ketika Idul Adha tiba, dimana umat Islam mengurbankan kambing maupun sapi untuk disembelih dan dibagikan kepada siapa saja yang membutuhkan.

Jadi, engga perlu khawatir lagi ya untuk memulai bisnis ini, selama kamu menjalankannya dengan tekun dan sepenuh hati, pundi-pundi rupiah dijamin bakal mudah didapatkan.

Cara Budidaya Ternak Kambing Etawa

Jika sudah yakin ingin memulai beternak kambing etawa pahami terlebih daulu panduan dan aturan dalam melakukan budidaya ternak kambing etawa, diantaranya yaitu:

1.      Mempersiapkan kandang

Sebaiknya letak kandang jauh dari keramaian, agar tidak mengganggu aktivitas warga sekitar. Sementara untuk ukurannya sendiri, untuk satu ekor kambing etawa dewasa membutuhkan kandang berukuran 1,5 x 1,5 meter dengan sirkulasi udara yang baik. Kamu juga harus menyesuaikan dengan jumlah kambing yang akan dibudidayakan.

2.      Pemilihan bibit berkualitas

Untuk kambing etawa betina yang bagus pilihlah yang memiliki bentuk tubuh besar dan proposional, berkaki lurus, terbebas dari penyakit, serta memiliki jumlah puting yang lengkap.

Sementara kambing etawa yang akan dijadikan pejantan tidak boleh cacat fisik, memiliki bentuk tubuh besar dengan kaki yang kokoh dan juga harus berumur lebih dari 1,5 tahun.

3.      Pemberian pakan

Umumnya kambing memerlukan pakan berupa konsentrat dan pemberian vitamin. Khusus pakan hijauan harus dijemur terlebih dahulu sekitar 2 jam, untuk menghindari kemungkinan adanya racun ataupun bakteri yang menempel. Pakan hijauan tersebut seperti Teresede (Gamal), Singkong Taun dan juga Kaliandra. Pemberian pakan dilakukan selama 2 kali sehari, di waktu pagi dan sore hari.

4. Perkawinan

Lalu tahap selanjutnya dalam budidaya ternak kambing etawa yaitu mengawinkan. Rata-rata untuk satu kali reproduksi, kambing etawa dapat melahirkan 1 hingga 3 anak dalam jangka waktu melahirkan sebanyak 3 kali selama dua tahun.

Idealnya, perkawinan  kambing etawa jantan dan betina bisa dilakukan jika sang betina sudah berumur 10 bulan dengan ciri-ciri seperti nafsu makan menurun, mengibaskan ekor terus-menerus, dan alat vital terlihat bengkak.

Masa kehamilan kambing etawa sekitar 5 bulan. Kamu juga harus selalu menjaga pola makan dan kebersihan kandang serta kambing betina. Tujuannya agar kambing etawa tidak mudah terjangkit penyakit.

5. Panen

Ketika memasuki masa panen, kamu perlu memisahkan mana yang akan dijadikan kambing pedaging dan kambing susu perah. Harganya pun beragam, tergantung kualitas serta bobot dari kambing itu sendiri. Untuk kambing pedaging, kamu bisa mulai menjualnya saat memasuki usia 8 bulan sampai 12 bulan dengan harga Rp 2 juta hingga Rp 4 juta.

Usaha budidaya kambing etawa ini sangat menjanjikan dengan cara melakukan budidayanya yang terbilang cukup gampang. Selain itu, susu dari kambing etawa juga dapat kita konsumsi karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Faramitha Roecandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *