Pemanfaatan Limbah Sapi yang Memiliki Banyak Potensi

Sapi menjadi salah satu komoditi ternak utama yang ada di Indonesia. Meskipun sudah banyak yang memelihara, namun masih ada satu permasalahan yang masih menjadi permasalahan berulang saat melakukan ternak sapi. Permasalahan tersebut adalah limbah sapi yang kemudian menumpuk dan tidak bisa diolah kembali. Padahal bisa dilakukan pemanfaatan limbah sapi.

Tentunya dengan melakukan gerakan pemanfaatan limbah sapi ini dapat meminimalisir terjadinya penumpukan kotoran sapi ataupun pembuangan limbah sapi secara sembarangan. Selain itu dengan memanfaatkan limbah sapi ini juga bisa memberikan keuntungan terutama dalam hal ekonomi kepada pelakunya. Jadi sangat sayang untuk dilewatkan.

Jenis-Jenis Limbah Sapi

Sebelum mengetahui bagaimana cara pemanfaatan limbah sapi ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu apa saja jenis-jenis dari limbah sapi. Karena limbah sapi ini tidak hanya berupa kotoran saja, tapi ada juga air sisa mencuci dan membersihkan kandang. Jadi kenali dengan baik jeni-jenis dari limbah sapi ini.

  • Kotoran atau feces (limbah padat)
  • Sisa makanan
  • Air bekas mencuci kandang
  • Air limbah membersihkan ternak
  • Urine sapi

Kandungan yang Ada di Dalam Limbah Sapi

Pertanyaannya mengapa limbah sapi bisa dimanfaatkan menjadi sebuah produk, memangnya apa yang terkandung di dalam limbah sapi. Tentu hal itu yang menjadi pertanyaan banyak orang. Karena memang lebih banyak orang yang berpikir kalau limbah sapi mengandung bahan berbahaya, sama seperti kentut sapi yang mengandung metana.

Padahal limbah sapi seperti feces sapi memiliki banyak kandungan yang baik seperti unsur hara, kalium, nitrogen, dan fosfor. Unsur hara ini memiliki manfaat yang sangat baik bagi tanah dan juga tanaman. Karena itu kebanyakan limbah sapi ini dimanfaatkan sebagai pupuk. Namun sudah mulai banyak juga yang memanfaatkan kotoran ini untuk hal lainnya.

Manfaat Mengelola Limbah Sapi

Mengelola limbah sapi ini bisa memberikan manfaat yang sangat baik bagi pelakunya. Dari mulai memberikan manfaat dalam bidang ekonomi, dan juga memberikan manfaat bagi lingkungan. Karena itu sangat disayangkan apabila peternak tidak melakukan pengolahan ini. Sebab manfaat yang diberikan sangat banyak, dan juga menguntungkan, Berikut ini adalah beberapa manfaat dari pengolahan limbah sapi

  • Ekonomi, memberikan keuntungan berlipat kepada peternak. Karena peternak bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari pemanfaatan limbah sapi.
  • Lingkungan, membersihkan lingkungan dari penumpukan limbah kotoran sapi. Selain itu membuat lingkungan di sekitar tidak menjadi kumuh, dan lebih nyaman.
  • Kesehatan, manfaat kesehatan yang diberikan ada dua yakni kesehatan untuk manusia dan untuk ternak itu sendiri. Karena dengan lingkungan yang bersih tentu meminamilisir terjadinya penularan penyakit.

Alat dan Teknik dalam Kegiatan Pemanfaatan Limbah Sapi

Dalam melakukan pemanfaatan limbah sapi ini tentunya diperlukan beberapa alat yang memadai. Tujuannya dengan menggunakan alat yang memadai, kegiatan ini bisa dilakukan dengan lancar tanpa adanya kesalahan. Selain itu dengan alat yang baik juga bisa membuat penghematan waktu, serta kegiatan bisa berjalan dengan lebih efisien.

Tempat yang Memadai

Pertama yang harus diperhatikan adalah tempat yang memadai, dimulai dari tempat pengolahan sampai tempat penyimpanan. Perlu diketahui kalau untuk membuat pupuk dari kotoran sapi, terlebih dahulu kotoran tersebut dikeringkan. Saat mengeringkan itu dibutuhkan tempat yang layak, jangan sampai bau tidak sedap dari kotoran sapi menyebar kemana-mana.

Disarankan untuk membuat tiga kolam dengan kedalaman 3 meter dan luas 25×30 meter. Karena itu untuk mengolah limbah ini juga dibutuhkan tempat yang luas, sehingga tidak mengganggu aliran air dan juga tidak mencemari tanah di lingkungan sekitar.

Rekomendasi Alat yang Baik

Tentunya selain memikirkan tempat yang memadai perlu juga untuk memperhatikan alat yang digunakan. Karena dengan menggunakan alat yang baik, maka proses pengolahan bisa menjadi lebih cepat. Selain itu jika menggunakan alat yang baik proses yang dilakukan bisa lebih menghemat biaya jadi keuntungan yang didapat bisa lebih berlimpah. Adapun alat yang baik untuk digunakan pada proses ini diantaranya.

  • Alat masih dalam kondisi layak
  • Tidak adanya kerusakan pada alat, terutama untuk bagian pemrosesan tidak ada kebocoran
  • Hindari alat yang sudah berkarat
  • Memiliki muatan yang sesuai

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Memilih Alat

Dalam memilih alat ini banyak hal yang harus diperhatikan seperti budget, kapasitas alat, dsb. Tujuan memperhatikan banyak hal sebelum memilih alat ini adalah untuk mendapatkan hasil yang sesuai. Dengan begitu alat yang dipilih sudah dipastikan dapat bekerja dengan optimal.

Jenis-Jenis Teknik dalam Mengelola Limbah Sapi

Dalam mengelola limbah sapi tentunya ada beberapa teknik yang bisa digunakan. Perbedaan teknik ini biasanya didasari karena adanya perbedaan dalam hasil yang diberikan, dan juga jenis limbah yang diolah. Oleh karena itu perhatikan dengan baik jenis-jenisnya seperti yang akan disebut di bawah ini.

  • Pengolahan limbah sapi menjadi kompos
  • Teknik pengolahan limbah sapi menjadi batu bata
  • Teknik pengolahan limbah sapi menjadi biogas

Rekomendasi Teknik Terbaik yang Bisa Digunakan

Pemanfaatan limbah sapi haruslah memperhatikan teknik yang ada. Karena seperti yang sudah disinggung sebelumnya kalau pemilihan teknik ini harus disesuaikan dengan tujuannya. Contoh, jika ingin membuat pupuk kompos dari kotoran sapi maka teknik yang baik adalah dikeringkan terlebih dahulu. Hindari langsung mengolah kotoran sapi yang masih segar.

Hal tersebut dikarenakan kotoran sapi yang masih baru ini memiliki sifat yang lebih kompleks pada unsurnya. Apabila seperti itu, maka akan sulit untuk memecahkan dan mengolahnya menjadi pupuk kompos. Karena itu perlu dikeringkan dengan suhu  60°C supaya kotoran memiliki sifat yang lebih sederhana. Nantinya kotoran ini bisa diurai dengan lebih cepat, dan menghasilkan pupuk dengan optimal.

Langkah Pengelolaan yang Baik

Menentukan langkah pengelolaan yang baik ini harus disesuaikan dengan tujuan, ataupun produk hasil dari kegiatan pemanfaatan limbah sapi ini. Untuk membuat pupuk tentu langkah pengelolaan yang baiknya adalah membuat kotoran sapi menjadi lebih sederhana. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan membusukkannya terlebih dahulu dengan suhu 60°C.

Apabila ingin membuat kotoran sapi menjadi energi alternatif seperti biogas, maka langkah yang bisa dilakukan adalah dekomposisi. Ini merupakan prinsip utama dalam pembuatan biogas. Jadi proses ini nantinya akan dibantu dengan sejumlah mikroorganisme seperti bakerti metan. Lalu setelahnya diletakan pada suhu yang ideal untuk proses ini yaitu 30 – 55°C.

Menghindari Teknik yang Salah dalam Mengolah

Ingat kalau proses untuk membuat pupuk kompos adalah disederhanakan, dan untuk membuat biogas dengan cara di dekomposisi. Baru dua produk saja, sudah ada perbedaan yang sangat besar dalam pengolahan. Bahkan bisa diperhatikan dalam suhu yang digunakan, untuk pembuatan pupuk kompos membutuhkan suhu 60°C sementara proses pembuatan biogas membutuhkan suhu 30 – 55°C.

Jadi sebelum melakukan semua prosesnya pastikan untuk mengetahui tekniknya terlebih dahulu. Hindari untuk menggunakan teknik yang salah dalam melakukan pengolahan ini. Karena kalau sudah sekali saja terjadi kesalahan teknik di awal, maka untuk proses selanjutnya akan hancur. Akhirnya tidak ada yang bisa dihasilkan dan bahan baku hanya terbuang sia-sia.    

Hal yang Harus Diperhatikan

Tentunya dalam melakukan semua proses ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Karena pekerjaan ini melibatkan banyak hal seperti kondisi lingkungan, keselamatan para pekerjanya, dan juga apakah alat yang digunakan sudah siap. Jangan sampai mengabaikan semua hal tersebut supaya proses pemanfaatan limbah sapi ini bisa berjalan dengan lancar.

1. Lingkungan

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kondisi lingkungan sekitar. Karena tidak bisa dipungkiri kalau limbah sapi ini memiliki tekstur, dan juga bau yang sangat mengganggu. Terutama untuk bagian baunya yang tidak sedap, tentunya bisa menimbulkan masalah bagi masyarakat.

Oleh karena itu saat ingin melakukan pengolahan limbah sapi ini haruslah memperhatikan bagaimana kondisi lingkungan. Usahakan untuk jauh dari sumber mata air, dan juga lingkungan perumahan. Dengan begitu usaha ini bisa berjalan lancar tanpa khawatir akan mengganggu siapapun.

2. Keselamatan Pekerja

Banyak yang berpikir kalau pekerjaan mengolah limbah sapi menjadi produk terbarukan ini bukanlah pekerjaan yang berbahaya. Padahal kalau salah penanganan kotoran ini bisa berubah menjadi sangat berbahaya. Seperti membakar kotoran sapi yang bisa menimbulkan gas beracun, tentunya hal ini harus diperhatikan.

Karena itu saat melakukan pekerjaan ini perhatikan keselamatan pekerja dengan baik. Gunakan pakaian yang sesuai dengan SOP (standar operasional pekerja).  Beberapa diantaranya seperti menggunakan sepatu boot, lalu sarung tangan, dsb. Tujuannya tentu untuk menjaga keselamatan pekerja ini.

3. Kesiapan Alat

Hal yang harus diperhatikan terakhir adalah kesiapan dari alat yang digunakan. Karena percuma saja jika sudah menyiapkan keselamatan pekerja, dan memiliki bahan baku namun alat yang digunakan belum siap. Sebenarnya untuk alat pengolahan limbah sapi ini tidak terlalu sulit untuk didapatkan.

Karena itu pastikan untuk mendapatkan semua alat tersebut sebelum memulai usaha ini. Dengan begitu proses melakukan pemanfaatan limbah sapi bisa berjalan dengan lancar. Kalau alatnya sudah dimiliki pastikan untuk mengecek kesiapan alat tersebut, apakah masih bisa dipakai atau tidak.

Produk yang Dihasilkan

Beberapa kali sudah disinggung terkait dengan produk yang bisa dihasilkan dari kegiatan pemanfaatan limbah sapi ini. Tentunya produk yang dihasilkan ini bisa memberikan banyak manfaat kepada penggunanya, tidak hanya untuk ekonomi saja tapi juga untuk lingkungan. Karena itu di sini akan dibahas produk apa saja yang bisa dihasilkan dari kegiatan ini.

  1. Pupuk

Jenis pupuk yang dihasilkan dari pemanfaatan limbah sapi ini adalah pupuk kandang atau pupuk kompos. Manfaat yang diberikan oleh pupuk ini sangat banyak terutama untuk tanaman. Karena kotoran sapi memiliki banyak unsur baik.Bahan Bakar

2. Limbah sapi

juga bisa menghasilkan energi terbarukan yang masyarakat kenal dengan nama biogas. Bahan bakar berbahan dasar kotoran sapi ini dinilai lebih ramah lingkungan dibanding dengan bahan bakar dari bahan fosil. Karena itu sekarang banyak yang mencari bahan bakar biogas ini.

3. Batu Bata

Terakhir adalah produk yang pemanfaatannya sebenarnya masih belum banyak, tapi sudah mulai diterapkan. Pembuatannya dengan metode mencampurkan kotoran sapi dengan serbuk kayu. Sekarang pemasaran batu bata ini sudah tidak sulit, dan memiliki target pasarnya sendiri.

Potensi Pemanfaatan Limbah Sapi

Pemanfaatan limbah sapi memiliki potensi yang sangat besar dalam berbagai aspek. Dimulai dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Tapi potensi terbesar dari kegiatan ini adalah ekonomi. Karena dengan mengolah limbah menjadi produk terbarukan tentunya bisa menambah penghasilan baru kepada peternaknya. Selain itu peternakan ini bisa menerapkan istilah zero waste.

Istilah zero waste ini artinya tidak ada yang terbuang sama sekali. Jadi semuanya dimanfaatkan dengan baik, bahkan untuk sampahnya. Pendapatan yang didapatkan melalui pengolahan limbah sapi ini juga sangat lumayan. Bahkan untuk sekali produksinya bisa menghasilkan ratusan ribu sampai jutaan rupiah dengan modal awal yang tidak terlalu besar.

Apalagi untuk semua produk dari proses ini sudah mempunyai pasarnya tersendiri, jadi tidak perlu repot lagi dalam mencari pasar. Oleh karena itu tidak ada salahnya kalau dari sekarang mulai mencoba untuk melakukan pemanfaatan limbah sapi. Supaya bisa mengurangi pencemaran lingkungan, dan tentunya memberikan keuntungan tambahan.

Biodata penulis

Nama: Ashkadia Annisya

Kelas: 1A

Jurusan: Peternakan

Program Studi: Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan

Institusi: Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor (POLBANGTAN BOGOR)

Ashkadia Bond

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *